.:[Double Click To][Close]:.
Showing posts with label misteri. Show all posts
Showing posts with label misteri. Show all posts

Friday, May 6, 2011

Gadis Cilik 5 Tahun Bermimpi Bernyanyi Untuk Simon Cowell Sebelum Meninggal Dunia



Bethany Fenton, 5 tahun, yang didiagnosis menderita tumor otak pada tahun 2009, telah terpenuhi keinginan terbesarnya menyanyi sebuah lagu untuk Simon Cowell (Mantan juri Amerikan Idol, Juri X Factor dan Juri Britain's Got Talent).


Mimpi gadis 5 Tahun ini menjadi kenyataan di studio Britain's Got Talent di London.


Setelah itu, gadis cilik ini berkata: "Simon membiarkan aku menyanyikan lagu 'Twinkle Twinkle Little Star' untuknya. Dia begitu baik dan aku mencintai dia." Bethany meninggal di sebuah rumah sakit tiga hari kemudian.

Max Clifford, juru bicara Simon Cowell mengatakan, "Simon benar-benar tidak menyangka, ia mengatakan Bethany gadis kecil yang sangat cantik. Simon hanya begitu sedih, dan sedih untuk seluruh keluarga. Dia adalah seorang gadis kecil yang sangat khusus dan Simon sangat tersentuh ketika ia bernyanyi untuknya."

Seorang juru bicara keluarga Bethany mengatakan,"Ayahnya mengatakan bahwa Bethany telah melakukan apa yang selalu ingin ia lakukan, bertemu Simon Cowell dan bernyanyi untuknya. Dia telah mencapai ambisi besarnya dan sekarang siap untuk meninggalkan dunia ini."

Bethany meninggal dunia di rumah sakit yang pada Selasa, 8 Juni 2010.

http://www.tribute.ca/news/index.php/simon-cowell-grants-dying-childs-final-wish/2010/06/10/

Video CCTV Seorang Pria Disambar Petir 2 Kali, Namun Masih Hidup



Video Seorang Pria Disambar Petir 2 Kali, Namun Masih Hidup

Saat itu hujan turun dengan gerimis. Lelaki malang ini berlari kecil di sebuah jalan di taman kota Washington. Tapi nasib sial telah membuatnya tersambar petir hingga dua kali. Dan yang menajubkan, pria ini masih bisa berdiri dan mencari bantuan. Berikut foto shoot screen dari video CCTV yang diunggah dari youtube.
 


Wednesday, May 4, 2011

Wanita Misterius Berponsel di tahun 1928




Sesosok wanita berponsel, terekam di film Charlie Chaplin tahun 1928. Hal ini di duga kuat merupakan sebuah penemuan dari perjalanan waktu, karena pada masa itu teknologi ponsel, jelas-jelas belum ada.


Pada sebuah DVD bonus dari film Charlie Chaplin berjudul 'The Circus', terdapat sebuah gambar suasana di luar gedung bioskop Grauman’s Chinese Theatre, ketika pemutaran perdana film 'The Circus' ditayangkan pada tahun 1928.

Dalam video tambahan tersebut, seorang wanita misterius terlihat seperti sedang menelepon, lengkap dengan gaya tangannya yang mengesankan sedang menggunakan ponsel. Demikian seperti yang dikutip dari Yahoo, Jumat, (29/10/2010).

Terkejut dengan apa yang dilihat, pembuat film asal Irlandia George Clarke, berkonsultasi dengan para ahli mengenai penemuannya tersebut, yang kini telah dapat diunggah di Youtube.

Seperti terlihat pada video tersebut, bahwa wanita misterius itu sedang berbicara dengan tangan yang sedang menggengam sesuatu yang didekatkan ke telingannya. Tapi yang membuat video itu menjadi aneh, adalah video tersebut direkam pada tahun 1928.

Beberapa pendapat sudah banyak yang terlontar. Jika benar wanita itu adalah seorang penjelajah waktu yang menggunakan mesin waktu, mengapa dia seperti memamerkan perangkat tersebut pada era itu? Sementara orang-orang juga menanyakan, apa alasan penjelajah waktu tersebut datang ke pemutaran perdana film Charlie Chaplin di tahun 1928?

"Beberapa orang menanyakan mengapa orang tersebut datang ke masa waktu pemutaran film Charlie Chaplin di tahun 1928? Pendapat lain menyebutkan, bahwa mungkin saja (kalau memang benar) penjelajah waktu tersebut terjebak di masa waktu tersebut atau sedang iseng berjalan-jalan di kota hanya untuk melihat-lihat," ujar Clarke.

Hingga saat ini video unggahan Clarke di YouTube yang berdurasi 8 menit 27 detik itu, telah dilihat oleh lebih dari 1,8 juta pengunjung. Sebelum mengunggah video, Clarke mengaku telah mengonsultasikan mengenai temuannya ini kepada sekira 100 orang.

Dari jumlah tersebut, hampir semuanya tidak bisa menjelaskan apa sebenarnya yang sedang dipegang oleh wanita dalam video itu. Yang jelas hal ini, semakin membuat penasaran tentang adanya mesin waktu.






Foto: "Puing-puing Rumah Nabi Muhammad SAW"



http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/rumah-nabi-sayyidah-khadijah-tempat-mereka-berdua-tinggal-selama-25-tahun-pun-dibongkar.jpg

Ini adalah foto Rumah Nabi Saw dan Sayyidah Khadijah as, tempat mereka berdua tinggal selama 28 tahun. 

http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/reruntuhan-rumah-khadijah_o.jpg

Di atas ini gambar sisa runtuhan rumah Nabi Saw & Sayyidah Khadijah as yang dilihat lebih dekat.

http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/pintu-masuk-kmr-rasul-di-rmh-khadijah_o.jpg

Gambar di atas ini adalah runtuhan pintu masuk ke kamar Rasul Saw di rumah Sayyidah Khadijah as


http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/kamara-nabi-sayyidah-khadijah.jpg


Di atas ini adalah Gambar runtuhan tempat Sayyidah Fatimah as, puteri kesayangan Rasulullah Saw dilahirkan.


http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/tempat-ketika-sayyidah-fathimah-zahra-dilahrirkan_o.jpg

Gambar di atas adalah sisa runtuhan kamar Rasul Saw dan Sayyidah Khadijah as.

http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/mihrab-tempat-rasulullah-biasa-shalat-di-rmh-khadijah_o.jpg

Di atas ini adalah gambar runtuhan mihrab tempat Rasulullah saw bersolat.


http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/kuburan-sayyidah-khadijah-al-kubra-putranya-qasim-di-pojok_o.jpg

Gambar di atas ini adalah makam Sayyidah Khadijah as (yang besar) dan puteranya, Qasim (yang kecil) di sudut.
 

UFO Bertamu ke China Selama 1/2 Jam


BEIJING - Sebuah UFO dikabarkan telah menyambangi langit China. Piring terbang itu berhasil membuat ratusan orang terkesima.

Dilansir melalui Xinhua, benda terbang tak dikenal itu telah bertamu ke China pada tanggal 23 Agustus lalu, pukul 22.00 waktu China. UFO tersebut melayang-layang selama setengah jam di atas langit jalan Beibei Binjiang di wilayah Chongqing.


Lamanya waktu UFO tersebut berdiam mengakibatkan tidak hanya satu orang yang mellihat, melainkan ratusan orang. Sayangnya, mereka hanya bisa melihat bentuk UFO tanpa mendengar adanya suara-suara yang dihasilkan dari mesin maupun perangkat yang ada di UFO.

Benda terbang itu memiliki bentuk menyerupai huruf V. Di sisi-sisinya terdapat beberapa warna yang menghiasi, merah, biru, hijau, kuning dan putih, mirip dengan warna pelangi yang berpendar secara bergantian.

Selama UFO tersebut berdiam, sebuah pesawat pun melintas. Seorang saksi mata mengatakan bahwa ia mempercayai UFO tersebut berdiam di lokasi lebih tinggi daripada pesawat komersil yang melintas itu.

Setelah puas berdiam selama setengah jam, UFO tersebut mulai berkelip-kelip sampai akhirnya hilang ditelan awan hitam.

Tuesday, May 3, 2011

Misteri Pendaratan UFO dan Alien di Halaman Sebuah Sekolah di Zimbabwe

Pada tanggal 14 September 1994, sebuah UFO terlihat membelah langit Afrika. Dua hari kemudian, sesuatu mendarat di halaman sebuah sekolah di Ruwa, Zimbabwe.

Dari dalam benda misterius tersebut, keluar sesosok makhluk aneh yang belum pernah terlihat sebelumnya. Penampakan ini disaksikan oleh 62 pelajar yang saat itu sedang bermain di lapangan sekolah.

Hari itu tanggal 16 September 1994.

Sekitar 20 kilometer dari kota Harare, tepatnya di kota Ruwa, sekumpulan pelajar sekolah yang sedang bermain akan segera mengalami sesuatu yang luar biasa.

Saat itu pukul 10:15 pagi. Para guru di sekolah dasar Ariel sedang mengikuti rapat. Jadi, para murid dibiarkan bermain tanpa pengawasan. Satu-satunya orang dewasa yang ada di sekolah itu adalah seorang ibu yang sedang berjualan di kantin sekolah.

Sekolah Ariel, Ruwa, Zimbabwe

Jadi, sebagian murid pergi ke lapangan dan bermain bola kaki. Sekolah Ariel sendiri memiliki murid dari berbagai etnis dan latar belakang.

Setelah bermain selama beberapa lama, tiba-tiba beberapa diantara mereka menunjuk ke atas dengan ekspresi kaget. Anak-anak lainnya segera menoleh ke langit.

Terlihatlah tiga buah objek bulat aneh berwarna perak terbang melintasi sekolah. Beberapa detik kemudian, diiringi cahaya yang terang benderang, tiga objek itu menghilang untuk kemudian muncul di tempat lain. Proses ini terjadi beberapa kali hingga gerakannya mulai melambat.

Lalu, salah satu diantaranya mulai menurunkan ketinggian dan mendarat di bagian tanah yang penuh dengan pohon dan semak sekitar 100 meter dari lapangan tempat anak-anak bermain.

Saat itu ada 62 pelajar berusia antara 6 -12 tahun yang menyaksikan pemandangan ini secara langsung.

Tidak lama kemudian, sesosok pria kecil dengan tinggi sekitar 1 meter, muncul di bagian atas objek tersebut. Lalu, ia turun dan berjalan dengan cara yang aneh.

Menurut kesaksian yang diceritakan oleh anak-anak itu, pria kecil itu memakai pakaian berwarna hitam ketat yang terlihat bersinar. Wajahnya pucat dan rambutnya berwarna hitam panjang hingga sebahu (Kesaksian lain menyebutkan kalau makhluk ini tidak berambut). Pria kecil itu juga memiliki leher yang agak panjang dengan mata yang besar dan bulat.

Menyaksikan pemandangan yang luar biasa itu, anak-anak yang lebih kecil segera menangis ketakutan. Mereka mengira iblis telah datang untuk memakan mereka. Di kebudayaan Zimbabwe memang ada legenda mengenai Tokoloshis, iblis yang suka memakan anak kecil.

Salah seorang anak kemudian berlari ke kantin sekolah sambil berteriak minta tolong. Namun, ibu penjaga menolak untuk meninggalkan kantinnya karena kuatir barang jualannya akan dicuri oleh anak-anak lainnya.

Ketika menyaksikan sekumpulan pelajar yang terbengong-bengong itu, pria kecil itu sepertinya mulai ragu-ragu, lalu berjalan menjauh dan menghilang. Kemudian, sesosok pria kecil lainnya, entahkah pria yang sama atau yang berbeda, muncul di bagian belakang objek tersebut.

Beberapa saat kemudian, pria kecil itu tidak terlihat lagi dan objek itu segera terbang dan menghilang di langit. Peristiwa penampakan ini berlangsung sekitar 15 menit dan membuat anak-anak sekolah itu mengalami shock.

Berita mengenai adanya pendaratan UFO dan makhluk alien di dekat sekolah Ariel segera membuat para peneliti UFO berdatangan ke lokasi tersebut. Mereka mewawancarai anak-anak tersebut dan meminta mereka untuk mengingat kembali peristiwa misterius tersebut.

"Awalnya, aku mengira kalau ia adalah tukang kebun," Kata salah seorang anak kelas empat. "Lalu aku menyadari kalau makhluk itu adalah alien."

Anak itu juga mengatakan kalau makhluk itu memiliki mata yang sangat besar, seukuran bola rugby. Mengenai cara berjalannya, ia mengatakan kalau makhluk itu "Memantul seperti sedang berada di bulan, walaupun tidak sama persis."

Walaupun diliputi ketakutan, beberapa anak terlihat sangat tertarik dengan sosok misterius tersebut.

Isabella, 10 tahun, berkata: "Ia hanya menatap kami. Ia terlihat menakutkan. kami berusaha untuk tidak menatapnya. Namun mata dan hatiku seperti terbawa olehnya."

Menariknya, Isabella dan anak-anak lain percaya kalau makhluk itu telah melakukan komunikasi lewat pandangan matanya dan berkata kepada anak-anak itu bagaimana manusia telah melakukan perbuatan-perbuatan buruk yang merusak planet bumi.

Elsa (Bukan nama asli), juga menegaskan hal ini. Ketika melihat makhluk itu, pikirannya hanyut oleh kekuatiran mengenai kondisi bumi yang kian parah. Ia yakin kalau makhluk ini hendak mengatakan sesuatu mengenai masa depan bumi.

"Dunia ini akan berakhir, mungkin karena kita tidak menjaga planet ini atau udaranya. Seperti kondisi dimana pohon-pohon akan bertumbangan, udara semakin habis dan orang-orang menjadi sekarat. Pikiran-pikiran itu sepertinya masuk ke kepalaku dari mata pria kecil itu."

Elsa berkata kalau ia diliputi oleh kekuatiran itu hingga ia pulang ke rumah.

Cynthia Hind, salah seorang peneliti UFO Afrika, yang ikut menyelidiki kasus ini keesokan harinya, meminta murid-murid untuk menggambar apa yang disaksikan oleh mereka. Cynthia mendapatkan 35 gambar sketsa yang menunjukkan objek-objek yang serupa.

Salah seorang anak perempuan yang memberikan gambarnya bahkan berkata: "Aku bersumpah demi seluruh rambut di kepalaku dan demi Alkitab kalau aku mengatakan hal yang sebenarnya."


Apa yang sebenarnya telah terjadi di Ruwa? Apakah anak-anak ini telah sepakat untuk memberitakan kabar bohong?

Peristiwa penampakan yang terjadi di sekolah Ariel ini dianggap sebagai salah satu misteri UFO paling penting di masa modern ini. Banyak orang telah berusaha menjelaskan peristiwa ini, namun tidak ada satupun yang bisa memberikan jawaban yang cukup memuaskan.

Salah satu tayangan televisi Afrika pernah mengemukakan teori kalau anak-anak tersebut mungkin telah salah mengidentifikasi gas rawa. Tentu saja teori ini cukup mengada-ngada. Bagaimana mungkin gas rawa bisa terlihat seperti pria kecil bermata besar?

Jika bukan itu, lalu apa kemungkinan lainnya? Mari kita lihat satu persatu.


Kemungkinan pertama

Anak-anak ini telah ditipu oleh sekelompok orang iseng. Kelompok orang iseng ini mungkin telah membuat UFO buatan dan meminta seorang anak kecil untuk menyamar menjadi alien. Mereka menjadikan anak-anak ini sebagai target karena di dunia ini masih banyak orang yang percaya kalau anak kecil tidak pernah berbohong.

Tujuannya mungkin untuk sekedar gurauan, kampanye lingkungan hidup atau untuk menciptakan propaganda mengenai keberadaan alien.

Jika iya, bagaimana cara mereka membuatnya? Bagaimana mereka menjelaskan pesan telepati yang diterima beberapa anak?



Kemungkinan kedua

Anak-anak itu sedang menyaksikan eksperimen rahasia pemerintah. Mungkin pemerintah Zimbabwe sedang mengujicobakan pesawat tempur baru mereka yang bernilai 40 quintillion dolar Zimbabwe (FYI - Kembali ke tahun 2009, harga sebutir telur di sana adalah 35 miliar dolar).

Pesawat itu mendarat di dekat sekolah dan para pilotnya yang secara khusus direkrut keluar sebentar dari pesawat untuk mencari udara segar. Sedangkan telepati tersebut hanyalah khayalan dari sebagian anak.

Percayakah kalian dengan teori ini?


Kemungkinan ketiga

Histeria massa. Dengan sebab yang tidak diketahui, mungkin 62 anak-anak sekolah ini mengalami histeria massa sehingga mereka mengalami halusinasi. Ini bisa menjelaskan terjadinya penampakan dan telepati tersebut.

Pada masa lampau, histeria massa umumnya terjadi karena sebab seperti penampakan yang tidak terjelaskan, spora beracun atau propaganda yang berlebihan.

Namun dalam kasus ini, apa penyebabnya? Mereka yang mempercayai teori ini memang gagal mengidentifikasi penyebabnya.

Menurut Dr.John Mack, sesungguhnya memang tidak ada penyebab karena ia percaya kalau anak-anak ini tidak mengalami histeria massa. Dr.Mack adalah seorang profesor dari Harvard Medical School. Ia khusus mendatangi sekolah itu dan mewawancarai 12 pelajar yang turut menyaksikan peristiwa itu.

Menurutnya, anak-anak itu telah memberikan kesaksian yang konsisten sehingga membuat ia percaya kalau mereka tidak sedang mengalami histeria massa.

Kalau bukan histeria massa, lalu apa?


Kemungkinan keempat

62 anak ini telah bersekongkol untuk menipu masyarakat dunia. Mungkin beberapa minggu sebelumnya mereka telah mengadakan rapat rahasia dan menunjuk salah seorang pelajar paling cemerlang untuk menyusun sebuah skenario.

Setelah itu mereka mulai menyamakan ide dan menunjuk seorang supervisor untuk mengawasi jalannya rekayasa ini. Sebelum rapat diakhiri, sang pemimpin rapat berhasil membuat semua anak ini bersumpah untuk tidak menceritakan rencana mereka kepada orang lain.

Ketika waktunya cukup tepat (saat guru-guru sedang rapat), mereka menjalankan aksinya dan akhirnya kita mendapatkan salah satu cerita perjumpaan paling menarik dalam dunia Ufologi. (Percaya atau tidak, cukup banyak orang-orang yang menganggap anak-anak ini memang berbohong)

Well, tentu saja sebagian besar dari kita akan menolak teori ini. Soalnya, apa sih yang bisa dilakukan oleh anak-anak? Tetapi, setelah menonton film Home Alone, mungkin sebagian dari kalian mulai akan mempercayai teori ini.


Kemungkinan kelima

Anak-anak ini menjumpai siluman hutan. Tokoloshis, sang iblis pemakan anak, memutuskan untuk muncul dan mencari makan siang. Namun, karena melihat jumlah anak-anak yang cukup banyak. Ia memutuskan untuk pulang ke guanya dan menyusun rencana kunjungan yang berikutnya.

Jika ini yang terjadi, betapa teknologi telah mengubah dunia (termasuk dunia roh). Ribuan tahun yang lalu, mungkin mereka hanya menggunakan karpet terbang untuk bepergian. Sekarang mereka menggunakan piring terbang bercahaya keperakan.


Kemungkinan keenam

Yang juga kemungkinan terakhir, anak-anak ini benar-benar telah menjumpai alien dari planet lain yang karena suatu sebab lebih peduli dengan keadaan bumi dibanding umat manusia.

Alien-alien ini memutuskan untuk mengunjungi bumi dan memperingati manusia akan potensi kehancuran yang akan datang.

Mereka terbang ke Zimbabwe dan tiba-tiba mendapatkan ide kalau 62 anak ini bisa menjadi megaphone untuk memperingati dunia akan masa depan bumi yang suram. Tentu saja kemungkinan ini pun bisa menjelaskan penampakan dan telepati yang dialami.


Misteri yang Tak Terpecahkan

Jelas kasus ini adalah salah satu misteri yang paling menarik pada abad ini. Satu-satunya bukti yang dimiliki hanyalah kesaksian anak-anak ini. Seorang peneliti pernah datang ke lokasi dan berusaha mencari sisa-sisa pendaratan atau radiasi, namun gagal. Boleh dibilang, tempat itu bersih seperti tidak pernah terjadi peristiwa apapun.

Dalam salah satu wawancaranya, Dr.Mack berkata:

"Saya mungkin tidak akan menerima bulat-bulat apa yang dikatakan oleh anak-anak ini. Namun saya menganggapnya serius. Saya tidak akan pernah mengatakan kalau ada alien di luar sana yang kerjaannya menculik orang-orang. Namun saya akan mengatakan kalau ada fenomena-fenomena menarik yang tidak bisa saya jelaskan sehingga membutuhkan penelitian yang lebih mendalam."

Pada tahun 2004, Dr.Mack tewas akibat ditabrak oleh pengendara mabuk dan hingga saat ini mungkin tidak ada peneliti lain yang menaruh perhatian atas kasus Ruwa sebesar Dr.Mack. (Cynthia Hind juga sudah meninggal pada tahun 2000).

Dengan demikian kasus Ruwa mungkin akan segera terlupakan dan masuk ke dalam arsip kasus-kasus tidak terpecahkan lainnya.

Jika kalian memiliki koneksi internet yang cepat, kalian bisa menyaksikan video wawancara Dr.Mack di bawah ini:


Sumber 
 

Sunday, May 1, 2011

Misteri Pembajakan Pesawat : Pembajaknya Tak Pernah Ditemukan



Pada tanggal 24 November 1971, seorang pria kurus berambut gelap membayar $20 di bandara Portland, Oregon, untuk membeli tiket satu arah ke Washington. Dengan jas berwarna gelap, dasi yang dijepit, kaca mata hitam dan penampilan yang sopan, tidak ada yang menyangka bahwa pria ini akan melakukan satu kejahatan yang paling misterius dalam sejarah FBI.

Pria itu bernama Dan Cooper. Ia berjalan dengan santai memasuki pesawat Boeing 727 miliki maskapai Northwest Airlines dan duduk di kursi 18C. Beberapa menit setelah pesawat take off, Cooper memanggil pramugari bernama Florence Schaffner yang sedang duduk di dekatnya dan menyerahkan sebuah catatan kecil yang terlipat.

Ms Schaffner mengira Cooper hanya pria iseng lainnya yang berusaha memberikan nomor teleponnya. Jadi ia menerima catatan tersebut dan langsung menyimpannya ke saku tanpa melihat isinya.

"Nona, sebaiknya engkau membaca isi catatan itu. Aku membawa bom." Bisik Cooper kepada Ms Schaffner.

Ms Schaffner tidak mempercayai Cooper begitu saja. Tapi ia segera membuka catatan itu dan membaca tulisan yang tertera disitu. "Aku membawa bom di dalam koperku. Aku akan menggunakannya jika dibutuhkan. Pesawat ini telah dibajak."

Dalam catatan Cooper juga tertulis kalau ia menginginkan uang sebanyak $200.000 dalam pecahan $20 dan dua parasut utama beserta dua parasut cadangannya dikirim ke pesawat ketika mendarat di bandara Seattle-Tacoma, Washington.

Pilot William Scott yang menerima catatan itu dari Ms Schaffner kemudian segera menghubungi pusat pengendali udara di Seattle yang kemudian segera meneruskan pesan itu ke polisi dan FBI. FBI lalu meminta para kru pesawat menuruti keinginan sang pembajak hingga apa yang diinginkannya tersedia.

Sementara itu Cooper duduk dengan tenang di dalam pesawat sambil menikmati Bourbon dan Soda.

Pada pukul 17:24, kru pesawat diberitahu bahwa permintaan Cooper telah dipenuhi. Ketika pesawat mendarat di bandara Seattle-Tacoma, Cooper segera memerintahkan pilot Scott untuk memarkir pesawat di tempat sepi di bandara dan mematikan semua lampu.

Seorang kru pesawat kemudian diperintahkan untuk mengambil uang beserta parasut dari tangan FBI. Setelah uang dan parasut sampai ke tangan Cooper, seluruh 36 penumpang dan pramugari Schaffner dilepaskan. Hanya empat orang kru pesawat yang sekarang ada bersamanya.

Hingga saat itu, para petugas FBI masih tidak mengerti mengapa Cooper meminta parasut.

Pada pukul 19:40, ketika pesawat telah diiisi kembali dengan bahan bakar, Cooper memerintahkan pilot untuk menerbangkan pesawat menuju bandara Reno. Disana pesawat kembali diisi dengan bahan bakar.


Lalu Cooper memerintahkan pilot untuk menerbangkan pesawat ke Mexico dengan kecepatan 170 knots dengan ketinggian dibawah 10.000 kaki. Pada saat itu juga otoritas terkait telah memerintahkan dua pesawat tempur mengikuti pesawat yang dibajak.

Dan di atas pesawat dalam perjalanan menuju Mexico inilah legenda Cooper dimulai.

Tidak lama setelah take off, Cooper menyuruh semua kru untuk masuk ke kokpit pesawat sedangkan ia mengikat parasut ke tubuhnya dan berjalan menuju buritan pesawat.

Di dalam kokpit, para kru melihat lampu indikator menyala dan tekanan udara berubah dengan drastis. Tepat pada pukul 20:13, mereka merasakan pintu di buritan pesawat bersuara dengan keras. Seseorang sepertinya telah membukanya !

Pilot Scott lalu berteriak lewat mikrofon,"Apakah engkau membutuhkan sesuatu ?"

"Tidak !" Kata Cooper.

Itu adalah kata terakhirnya yang didengar oleh para kru.

Cuaca di luar pesawat saat itu hujan lebat.

Dua jam setelah peristiwa itu, pesawat itu mendarat kembali di bandara Reno dengan kondisi pintu buritan terbuka.

Para agen FBI dan polisi lokal segera mengepung dan menyerbu masuk serta memeriksa semua sudut pesawat. Mereka menemukan sisa dua parasut, puntung rokok, sepotong dasi hitam dengan penjepitnya. Mereka tidak menemukan Cooper, koper berisi uang dan dua parasut lainnya.

Para agen FBI berkesimpulan bahwa Cooper telah terjun dari pesawat. Namun para pilot pesawat tempur yang mengikuti pesawat itu mengaku tidak melihat adanya seseorang yang terjun dari pintu buritan. Tapi mereka juga mengakui bahwa cuaca yang gelap dan hujan lebat mungkin telah membuat pandangan mereka menjadi terbatas.

Pencarian terhadap Cooper terus dilakukan pada tahun 1971 hingga tahun 1972. Namun usaha itu sia-sia. Cooper menghilang seperti ditelan bumi.

Lalu FBI mulai memfokuskan perhatiannya pada uang tebusan. Pecahan $20 yang diberikan kepada Cooper adalah uang yang dicetak pada tahun 1969 dengan nomor seri berawalan "L". FBI mengirim peringatan mengenai ini kepada seluruh institusi keuangan di Amerika. Namun usaha ini juga sia-sia. Ini mengindikasikan uang itu mungkin belum masuk ke pasaran.

Pada tahun 1978, tujuh tahun setelah Cooper menghilang, seorang pemburu menemukan sebuah plakat yang berisi instruksi bagaimana menurunkan pintu buritan pesawat Boeing 727 di lokasi yang berjarak hanya beberapa menit penerbangan dari lokasi pendaratan Cooper.

Lalu, pada tahun 1980, Jejak yang mulai mendingin kembali menghangat setelah seorang anak laki-laki bernama Brian Ingram menemukan uang sejumlah $5.880 dalam bentuk pecahan $20 yang telah hancur di sungai Columbia. FBI menemukan nomor seri uang tersebut sama dengan yang telah diserahkan ke Cooper.

Apakah ini berarti Cooper tenggelam di sungai Columbia ? ataukah seikat uang itu hanya terlepas dari ransel Cooper ?

Pertanyaan-pertanyaan ini sepertinya tidak pernah mendapat jawaban yang pasti.

Menurut hasil profiling FBI, Cooper mungkin adalah seseorang yang mengenal wilayah Seattle dengan baik, pernah berdinas di angkatan udara dan memiliki pengalaman dalam hal terjun payung.

Pada tanggal 31 Desember 2007, 36 tahun setelah pembajakan yang terkenal itu, FBI kembali merilis sketsa wajah Cooper, kali ini disertai dengan gambaran apabila ia bertambah tua. Dalam press release, FBI juga mengatakan bahwa mereka percaya Cooper tidak berhasil selamat dalam penerjunan itu, tapi mereka tetap ingin mengetahui identitasnya.

Fakta bahwa FBI merilis kembali sketsa wajah Cooper setelah 36 tahun menunjukkan bahwa mereka tidak mau menyerah untuk membongkar kasus ini.

Keterangan resmi dari FBI baru-baru ini menemukan bahwa nama Dan Cooper ternyata berasal dari sebuah karakter komik terbitan Perancis tahun 1960. Jadi nama Cooper mungkin memang bukan nama asli.

Dalam perjalanan penyelidikan kasus ini, FBI menyusun daftar tersangka yang mencapai hingga 1.000 orang. Dari 1.000 tersangka tersebut, ada tiga orang yang mungkin paling menarik perhatian. Yaitu Richard McCoy Jr, Duane L Weber dan Kenneth P Christiansen.

Tidak berapa lama setelah kasus Cooper, pada tanggal 7 April 1972, seorang pria bernama Richard McCoy Jr naik ke pesawat milik maskapai United Airlines di Denver dan menyerahkan catatan kepada pramugari yang berisi permintaan uang sejumlah $500.000 beserta empat parasut. Luar biasanya, Ia berhasil lolos dengan cara yang sama seperti Cooper, terjun dari pintu buritan pesawat.

McCoy berhasil ditangkap dua hari kemudian setelah seorang temannya melaporkannya dan ia dihukum penjara selama 45 tahun. Pada Agustus 1974, McCoy ditembak mati setelah mencoba melarikan diri dari penjara.

Setelah peristiwa McCoy, mantan agen FBI bernama Russel Calame menerbitkan sebuah buku yang menyatakan bahwa DB Cooper dan McCoy adalah pria yang sama. Dalam buku itu disebutkan bahwa metode yang digunakan oleh McCoy sama persis dengan Cooper.

Namun teori ini dibantah karena bisa saja McCoy hanya meniru apa yang dilakukan oleh Cooper. Lagipula wajahnya tidak sesuai dengan deskripsi para saksi.

Lalu pada tahun 2000, sebuah artikel di US News menyebutkan bahwa seorang janda bernama Jo Weber mengaku bahwa sesaat sebelum meninggal, suaminya Duane L Weber mengaku bahwa ia adalah Dan Cooper. Jo yang curiga lalu menyelidiki latar belakangnya dan menemukan kesamaan-kesamaan yang menakjubkan dengan Cooper. Selain itu Duane pernah mengakui kalau cedera lutut yang dimilikinya adalah akibat terjun dari pesawat.

Jo bercerita bahwa pada tahun 1979 ketika sedang berkunjung ke sungai Columbia, Duane berjalan di tepi sungai sendirian seperti sedang mengenang sesuatu. Lalu Jo juga menemukan tulisan tangan Cooper yang diberikan pada Ms Schaffer persis dengan tulisan tangan suaminya.

Ia lalu menceritakan hasil penemuannya kepada mantan kepala FBI bernama Himmelsbach yang menyelidiki kasus Cooper. Himmelsbach setuju kalau kedua orang itu memiliki banyak kesamaan. Namun penyelidikan terhadap Duane Weber dihentikan karena FBI menemukan bahwa DNA dan sidik jari Duane tidak sama dengan sidik jari yang ditemukan di pesawat.

Pada 29 Oktober 2007, New York Magazine merilis sebuah artikel yang menyebutkan bahwa seorang pria bernama Kenneth P Christiansen telah diidentifikasi sebagai DB Cooper oleh sebuah biro penyelidik swasta. Artikel ini juga menyebut bahwa Kenneth adalah mantan penerjun payung militer, mantan karyawan penerbangan, tinggal di Washington dekat dengan lokasi pembajakan dan kenal dengan karakteristik wilayah lokal dengan baik. Yang paling mencurigakan adalah ia membeli sebuah properti satu tahun setelah pembajakan. Ia juga suka minum bourbon dan merokok. Dan yang pasti, wajahnya sangat mirip dengan sketsa wajah Cooper. Namun FBI kemudian menolak teori ini karena tinggi badan, berat badan dan warna matanya tidak sesuai dengan deskripsi para saksi.

Ini perbandingan foto Kenneth Christiansen dengan DB Cooper. Lihat persamaan yang menakjubkan diantara kedua wajah ini, terutama hidung, rambut, dahi dan telinga.


Setelah McCoy, Weber dan Christiansen tidak lagi mendapat perhatian, Pada tahun 2008, seorang pengacara dari Washington bernama Galen Cook muncul dengan teori yang luar biasa. Menurutnya DB Cooper adalah seorang pria dari San Diego bernama William Pratt Gosset.

Cook percaya bahwa uang tebusan yang diambil Cooper tersimpan di safe deposit Box di Vancouver atas nama William Gosset yang meninggal tahun 2003. Pengacara itu juga menyebut bahwa sketsa yang dirilis oleh FBI sesuai dengan wajah William Gosset.

Menurut Cook, Gosset pernah mengatakan kepada tiga anaknya bahwa ia adalah DB Cooper sambil menunjukkan sebuah kunci safe deposit box. Gosset juga pernah mengaku kepada seorang pensiunan hakim di Salt Lake City bahwa ia adalah DB Cooper.

Hakim itu ingat saat ketika Gosset bercerita kepadanya :

"Pada tahun 1977, Gosset berjalan masuk ke kantorku dan menutup pintunya. Ia mengatakan bahwa ia mungkin sedang berada dalam kesulitan karena telah membajak sebuah pesawat dari Portland ke Seattle beberapa tahun yang lalu dan tanpa sengaja telah meninggalkan sidik jarinya di situ. Ia mengatakan bahwa ia adalah DB Cooper. Aku segera mengatakan kepadanya untuk menutup mulut dan jangan melakukan sesuatu yang bodoh dan tidak lagi menyinggung masalah itu."
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari FBI mengenai William Gosset.

Sampai sekarang, memang Cooper masih belum ditemukan. Entahkah masih hidup atau sudah meninggal. Tapi peristiwa Cooper paling tidak telah merevolusi industri penerbangan di Amerika. Alat pendeteksi logam ditambahkan di banyak bandara. Beberapa peraturan baru ditambahkan. Bahkan satu tahun setelah peristiwa Cooper, semua pesawat Boeing 727 diwajibkan memasang alat yang disebut "Cooper Vane" yang bisa mencegah pintu buritan dibuka selama penerbangan.

Dalam statusnya sebagai pelaku kejahatan yang misterius, boleh dibilang DB Cooper telah mencapai status sama seperti yang dimiliki oleh Jack The Ripper. Namun luar biasanya adalah, tidak ada yang pernah melihat wajah Jack the Ripper sehingga sangat wajar jika ia tidak pernah tertangkap. Soal Cooper, sekitar 40 orang menyaksikan wajahnya di dalam pesawat, namun tetap saja FBI gagal menangkapnya. Inilah yang membuat ia menjadi legenda yang luar biasa.

Kasus Cooper yang juga diberi kode "Norjak" sampai sekarang adalah satu-satunya kejahatan pembajakan pesawat yang tidak berhasil dipecahkan oleh FBI.
http://asaborneo.blogspot.com/2011/04/misteri-pembajakan-pesawat-pembajaknya.html 

Saturday, April 30, 2011

2 Lukisan Misterius dari Seorang Pembunuh Berantai



John Wayne Gacy Jr(1942-1994) dibesarkan oleh seorang ayah yang pemabuk yang gemar menyiksanya sejak dia masih kecil , pukulan bertubi-tubi sering menimpa John kecil. Saat dewasa , Gacy , seorang mahasiswa miskin dan dropout , menuju ke barat , Las Vegas untuk mencoba peruntungan. Lalu Gacy kembali ke Chichago dan menyelesaikan kuliahnya disana , walau belum lulus SMU. Kemudian setelah menamatkan kuliahnya , Gacy pindah ke Illinois dan kemudian menikah dengan Marlynn Myers. Orang tua Marlynn memberi waralaba KFC , dan Gacy mengisi posisi manajer.

Ditengah kehidupan berkeluarga dan kesibukan kerjanya , rumor homoseksual Gacy mulai menyebar dan terkena tuduhan pelecehan seksual terhadap sejumlah bocah lelaki. Di tahun 1968 , Gacy dihukum 10 tahun penjara di negara bagian Iowa. Istrinya kemudian menceraikannya.Pada tahun 1970 dia dibebaskan untuk perilaku yang baik dan kembali hidup bersama ibunya. Dia menemukan pekerjaan sebagai koki dan membeli rumah, tapi pada Februari 1971 ia dituduh serangan dicoba oleh seorang anak muda. Gacy menikah untuk kedua kalinya di bulan Juni 1972 untuk seorang wanita dengan siapa dia telah berkenalan sebagai remaja tapi sekali lagi ia berpaling ke pornografi dan mereka bercerai pada 1976.

Sekali lagi ia menemukan kehidupan sosial yang aktif. Dia menciptakan karakter badut Pogo dan dilakukan di pesta-pesta, acara dan mengunjungi anak-anak di rumah sakit. Dia aktif dalam politik dan bahkan berfoto dengan istri Jimmy Carter Rosalynn.


1. PEMBUNUH SERIAL


Gacy kemudian menikah untuk kedua kalinya. Dan Gacy kembali dalam petualangan sebagai pembunuh berantai. Ruang bawah tanah rumahnya segera menjadi kuburan massal , Gacy yang kewalahan lantas membuang mayat-mayat itu ke sungai terdekat. Polisi yang mulai curiga kepadanya , memeriksa catatan kriminal dan mulai yakin bahwa Gacy adalah pelaku. Polisi kemudian memeriksa rumahnya dan menemukan fakta-fakta mengerikan, yaitu di temukannya 27 mayat yang menjadi korban Gacy.

Sidang dimulai pada 6 Januari 1980 di Chicago dan kerabat korban memberikan bukti. Ada 60 saksi di persidangan. Seorang psikolog mengatakan dia menderita skizofrenia dan gila ketika dia melakukan pembunuhan, namun ia dinyatakan bersalah dan dihukum mati. Dia akhirnya di eksekusi dengan suntikan mematikan pada tanggal 9 Mei 1994. Setelah kematiannya rumah tempat mengubur korbannya Gacy dihancurkan untuk mencegah pengunjung mengerikan. Tanah dibersihkan dan meskipun usaha dilakukan untuk tanaman rumput di situs itu tidak akan tumbuh dan tetap patch berlumpur.
Image hosting by IMGBoot.com
"Basketball of Fame" , Lukisan Gacy yang di tandatangani sekitar 46 Baseball Hall Of Fame , termasuk Presiden Nixon.


2. KARYA SENI GACY


Selama 14 tahun di penjara, Gacy membuat lukisan minyak, subjek favoritnya adalah badut. Lukisan-lukisannya termasuk gambar Putri Salju dan Tujuh dwarf dan sesama pembunuh berantai Jeffrey Dahmer dan Ed Gein, yang juga memiliki “reputasi” di bidang seni. Banyak lukisan Gacy yang dijual pada lelang setelah eksekusi. Sembilan belas yang disiapkan untuk penjualan, harga mulai dari $ 195 sampai $ 9.500. Beberapa orang membeli lukisan Gacy untuk menghancurkannya. Api unggun di Naperville, Illinois pada Juni 1994 dihadiri oleh 300 orang, termasuk anggota keluarga dari sembilan korban yang menyaksikan pembakaran sekitar 25 lukisan.
Image hosting by IMGBoot.comImage hosting by IMGBoot.com
Image hosting by IMGBoot.comImage hosting by IMGBoot.com
Image hosting by IMGBoot.com
Dua lainnya dimiliki Museum Nasional Kejahatan termasuk “Baseball Hall of Fame”, ditandatangani oleh 46 anggota Baseball Hall of Fame termasuk Duke Snider, Willie Mays, Joe DiMaggio, Mickey Mantle, Ted Williams, Sandy Koufax, Yogi Berra, dan Roy Campanella. Presiden Richard Nixon juga menandatangani kerja. Semua penandatangan tidak sadar bahwa Gacy adalah seniman.



Friday, April 29, 2011

Bakteri Mars Ditemukan di Meteorit Kuno



e

Ilmuwan menemukan fosil bakteri dalam sebuah meteorit kuno yang jatuh ke bumi dan menunjukkan pernah ada kehidupan di Mars 3,5 miliar tahun lalu. Fosil mereka ditemukan di dalam batu yang keluar dari Mars 16 juta tahun lalu ketika sistem solar sedang terbentuk.


“Bakteri Mars tiba di bumi dalam sebuah meteorit yang jatuh ke antartika 13.000 tahun lalu,” NASA percaya. Meterorit yang dinamakan Allen Hills 84001 jadi berita utama di 1996 setelah ditemukan fosil di dalam nya. Para ilmuwan percaya bahwa bakteri yang menyusup ke dalam batu tersebut berasal di bumi. Tetapi laporan NASA menyebutkan bahwa ada bukti kuat bakteri itu asli Mars, seperti yang dikutip dari Sun.


Editor UK Astronomy Now Dr Emily Baldwin mengatakan, “Banyak ilmuwan berargumen bahwa apa yang terlihat sebagai fosil di dalam meteorit tersebut disebabkan oleh ledakan, selayaknya dampak asteroid yang melempar batuan keluar Mars.” Tim NASA juga membuktikan bahwa ledakan tersebut tidak bisa terjadi dengan sendirinya.


“Jika mampu keluar dari wilayah Mars, makhluk hidup biologis tersebut tidak hidup sebelum 13000 tahun sebelum meteorit tersebut mendarat di Bumi, ini punya dampak terhadap pemahaman kita bagaimana kehidupan terbentuk dalam sistem solar,” tambah NASA.

Studi NASA yang dipimpin Kathie Thomas Keprta menemukan piringan karbon dan magnet kecil di dalam batu meteorit tersebut. Para ilmuwan meneliti dengan menggunakan mikroskop elektron resolusi tinggi yang tidak tersedia 13 tahun lalu.

Mereka menyimpulkan bahwa, “bahan kimia yang tidak biasa dan bentuk fisik di dalam meteorit terkait erat dengan piringan karbon tersebut.”

Oleh karena itu ada bukti bahwa ada air di Mars 3,5 miliar tahun yang lalu.